Sebagai ibu rumah tangga, saya mengerti sekali bahwa mengurus kebutuhan suami, anak dan rumah adalah tugas nomor satu. Tipikal ibu rumah tangga, pekerjaan mudah, tapi membutuhkan berbagai macam disiplin ilmu dan pengaturan waktu yang top abis. Tapi itu semua berakhir ketika dua tahun lalu anak saya sudah siap untuk hidup mandiri dan bersekolah di kota lain. Seketika itu pula jadwal padat merayap yang biasanya tersusun rapi itu lenyap. Meninggalkan tabel jadwal harian saya kosong sepanjang hari, bulan dan akhirnya tahun.
Ini sama rasanya
seperti waktu saya pensiun dini belasan tahun lalu. Dari jadwal meeting yang
padat seketika berubah menjadi layaknya bantal pajangan di sofa. Sebulan masih
asik, sampe tiga bulan, mulai lah Post power syndrome muncul.
Bingung mau ngapain, berasa tidak berarti karena tidak ada kontribusi pada
keluarga kecil ini sama sekali, mulai lah galau.com Ternyata menjadi ibu rumah
tangga itu sama beratnya dengan pekerja kantoran, ketika harus pensiun sama
juga galaunya… ha ha ha
Jadi lah saya pikir
“Saya harus Healing nih…” akhirnya bikin rencana ngajak teman
– teman untuk nongkrong dari satu café ke café yang lain dan berlanjut
dengan travelling ke tempat – tempat wisata. Cukup membantu,
sampai habis bahan cerita dan tawa canda. Tapi tetap hanya sementara saja,
mulai lah mencari - cari kegiatan yang anti mainstream tapi
tidak terlalu ruwet dan rumit. Jangan kasih ide untuk crafting ya…
itu sudah default, rumah saya sudah penuh dengan hasil rajutan dan
ide prakarya lain. Ada ide lain kah?
![]() |
Seperangkat alat Gamelan |
Dan Tuhan itu Maha
baik, ditengah kegalauan dan keresahan itu, datanglah ajakan seorang
teman untuk ikut belajar memainkan Gamelan. Pucuk dicinta ulam tiba, langsung
lah saya sambut ajakan ini dengan antusias. Dan ternyata, kegiatan ini
berlanjut sampai sekarang. Ini adalah kegiatan yang menyenangkan dan
menenangkan jiwa. Begitulah awalnya saya mencemplungkan diri mengikuti
kelas bermain Gamelan sebagai bagian dari proses Healing.
Apa itu Gamelan?
Karena ada istilah "Tak kenal maka tak sayang" maka saya pun mulai mencari informasi tambahan tentang Gamelan ini. Hal pertama yang saya ketahui adalah pemain Gamelan disebut sebagai Perawit. Lebih jauh lagi, dari laman yang di tulis oleh Irhan Hisyam mengenai Gamelan, terdapat perbedaan arti antara Gamelan dan Karawitan.
- Karawitan merujuk
pada seni musik tradisional yang melibatkan suara indah dari alat-alat musik
khas, seperti gamelan. Bisa dibilang, karawitan adalah seni memainkan musik itu
sendiri.
- Gamelan adalah nama dari seperangkat alat musik
tradisional yang terdiri dari gong, kenong, saron, dan instrumen lainnya.
Gamelan adalah alat yang digunakan untuk menciptakan musik karawitan.
Mengenal Gamelan
sesungguhnya bukan hal yang baru, di bangku sekolah dasar jenis alat musik ini
adalah salah satu alat musik yang di perkenalkan. Perangkat Gamelan ini
banyak versinya, setidaknya yang saya tahu ada Gamelan Jawa (Yogyakarta dan
Solo), Gamelan Sunda dan Gamelan Bali. Jenis perangkat nya kurang lebih sama :
Bonang Barung, Bonang Penerus, Kendhang, Saron, Demung, Peking, Slenthem,
Kethuk, Kenong dan Gong/Kempul.
![]() |
| Gong dan Kempul |
![]() |
| Kendang |
Lalu mengapa gamelan dapat dijadikan sebagai alternatif healing? banyak alasan yang dapat saya sebutkan. Sebagian bahkan sudah ada penelitian ilmiahnya. 3 hal yang saya utarakan disini adalah yang paling utama dalam proses Healing berdasarkan dari pengalaman saya sendiri.
1. Mudah dan Tidak
Membosankan
Memainkan Gamelan itu
mudah, tidak sesusah yang dibayangkan pada saat melihatnya. Dalam satu kali
pertemuan saja, suatu kelompok yang berjumlah minimum 6 orang, sudah bisa
memainkan satu buah lagu. Ini dengan kondisi tanpa punya pengalaman memainkan
alat musik sama sekali ya. Jadi dengan guru dan materi yang tepat, dalam 2 jam
saja, kita sudah bisa memainkan beberapa lagu dasar. Dan itu memberi perasaan
yang luar biasa. Senang karena bisa segera memainkan alat musik yang ada.
Membaca partiturnya
tidak sesulit membaca partitur piano atau organ, yang harus belajar not balok
terlebih dahulu. Partitur yang ada sangat sederhana, membuat siapa saja dapat
dengan mudah membacanya. Jika penasaran, coba cari tentang Laras atau tangga nada
yang ada dalam alat musik Gamelan, yaitu : Laras Pelog dan Laras Slendro.
Sampai dengan saat
ini, saya sudah bisa memainkan beberapa jenis alat seperti Saron, Demung,
Peking, Kenong dan Gong/Kempul. Belum mahir, tapi sudah bisa dan terus belajar
tentunya. Dalam bermain gamelan, kita tidak wajib hanya menguasai satu jenis
alat musik. Kita bisa bergantian mencoba berbagai macam alat musik yang ada.
Jadi tidak mungkin bosan kan? Kalau malah bikin bosan, judulnya bukan Healing dong ya.... ha ha
2. Gamelan dan Sound
Healing
Pernah dengar
terapi Sound Healing? Sound Healing atau biasa
juga disebut dengan terapi musik ini berguna untuk mengurangi stress, swing
mood, bahkan dapat meningkatkan kualitas tidur. Pada tingkatan tertentu, Ini
juga bisa digunakan untuk mengobati depresi, gangguan kecemasan, dimensia dan
kondisi - kondisi mental tertentu.
Dari berbagai
penelitian, Gamelan mejadi salah satu alternatif yang ditawarkan dalam
pemulihan penyakit kejiwaan melalui Sound Healing. Karena bunyi -
bunyian yang dikeluarkan oleh gamelan memberikan vibrasi menenangkan bagi yang
mendengarkan maupun yang memainkannya. Pada saat memainkan alat - alat itu, ada
getaran - getaran yang berguna menstimulasi syaraf - syaraf di tubuh
kita.
Secara filosofi menurut Fahrudin Faiz, bunyi bunyian Gamelan itu mencerminkan perjalanan spiritual manusia menuju pencerahan dan kebahagiaan. Bunyi - bunyian itu mengandung arti sebagai berikut :
- Neng, mengajak kita untuk meneng, diam
sejenak.
- Ning, melambangkan wening, kejernihan pikiran dan hati.
- Nung, mengantarkan kita pada hanung, anugerah kekuatan dan cahaya
Tuhan.
- Nang, menandakan pencapaian nang, kemenangan.
- Gung, menemukan Keagungan dan Kemuliaan Hidup.
Secara
keseluruhan bermain gamelan yang menghasilkan harmoni bunyi - bunyian tersebut,
sama seperti bermeditasi untuk mesyukuri anugerah yang diberikan oleh Tuhan YME
yang pada akhirnya akan mencapai level pencerahan yaitu keagungan dan
kemuliaaan hidup. Jadi bermain Gamelan itu sifatnya menenangkan jiwa.
Sound
Healing dengan alat musik tradisional Gamelan ini, sudah ada penelitian ilmiahnya yang terbukti dapat menyembuhkan kesehatan
mental. Bahkan ada upaya pemerintah untuk mewujudkan kegiatan Sound
Healing, dengan media alat musik tradisional, sebagai alternatif Wellness
Tourism yang akan di kolaborasikan dengan desa - desa tradisional
yang ada di Indonesia. Lagi - lagi, sudah sesuai dengan apa yang dicari pada
setiap kegiatan Healing bukan?
3. Meningkatkan
Kemampuan Bersosialisasi
Gamelan merupakan
Ansambel Musik, yaitu bentuk penyajian musik yang melibatkan berbagai jenis
alat musik yang bermain bersama secara harmonis. Setiap alat musik mempunyai
kontribusi yang berbeda dalam menghasilkan sebuah irama yang harmoni. Meskipun
kontribusinya berbeda tetapi tidak ada yang paling menonjol. Semua harus saling
berpadu untuk menciptakan komposisi yang indah dan selaras.
Hal ini menjadi
menarik dan seru karena dimainkan bersama - sama, selain berkonsentrasi pada
permainan sendiri, kita juga harus berusaha menyeimbangkan irama dengan perawit
lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan kerjasama antara setiap
perawit. Membangun kerjasama yang baik antar individu tentu saja
membutuhkan komunikasi yang baik. Dengan berlatih bersama seperti ini, maka
otomatis komunikasi harus terjalin. Tidak seperti kursus musik individu lain
yang minim komunikasi, Gamelan mewajibkan perawitnya untuk saling berkomunikasi
dengan baik.
Di tempat ini saya
berkenalan dengan orang - orang baru yang datang dari berbagai latar belakang
yang berbeda, dengan ketertarikan yang sama yaitu Gamelan. Menjadi bagian
dari suatu grup adalah hal yang menarik. Rasa memiliki dan dimiliki oleh
suatu kelompok dapat meningkatkan rasa percaya diri dan membuat kita merasa
memiliki arti dalam hidup. Hal ini tentu saja pada akhirnya bisa mencegah
adanya gangguan depresi karena kondisi terisolasi atau menyendiri. Untuk
mudahnya, berinteraksi dengan individu lain bisa mengurangi tingkat
stress. Healing lagi deh… sip
![]() |
Sanggar Laraswangi |
Akhirnya, tanpa
mengecilkan artinya jalan - jalan untuk Healing, dengan tulisan ini saya ingin
mengajak pembaca untuk melihat altenatif lain dari cara untuk berproses Healing.
Tidak melulu harus jalan - jalan, tapi bisa dengan melakukan kegiatan yang
menyenangkan secara bersama - sama. Berkelompok dengan teman atau saudara atau
bahkan menemukan teman - teman baru. Proses Healing setiap
orang pasti berbeda, Ini adalah cara yang saya pilih, Bagaimana dengan kalian,
apakah kalian setuju?





No comments:
Post a Comment