Wednesday, March 19, 2025

Healing Melalui Gamelan

Sebagai ibu rumah tangga, saya mengerti sekali bahwa mengurus kebutuhan suami, anak dan rumah adalah tugas nomor satu. Tipikal ibu rumah tangga, pekerjaan mudah, tapi membutuhkan berbagai macam disiplin ilmu dan pengaturan waktu yang top abis. Tapi itu semua berakhir ketika dua tahun lalu anak saya sudah siap untuk hidup mandiri dan bersekolah di kota lain. Seketika itu pula jadwal padat merayap yang biasanya tersusun rapi itu lenyap. Meninggalkan tabel jadwal harian saya kosong sepanjang hari, bulan dan akhirnya tahun.

Ini sama rasanya seperti waktu saya pensiun dini belasan tahun lalu. Dari jadwal meeting yang padat seketika berubah menjadi layaknya bantal pajangan di sofa. Sebulan masih asik, sampe tiga bulan, mulai lah Post power syndrome muncul. Bingung mau ngapain, berasa tidak berarti karena tidak ada kontribusi pada keluarga kecil ini sama sekali, mulai lah galau.com Ternyata menjadi ibu rumah tangga itu sama beratnya dengan pekerja kantoran, ketika harus pensiun sama juga galaunya… ha ha ha

Jadi lah saya pikir “Saya harus Healing nih…” akhirnya bikin rencana ngajak teman – teman untuk nongkrong dari satu café ke café yang lain dan berlanjut dengan travelling ke tempat – tempat wisata. Cukup membantu, sampai habis bahan cerita dan tawa canda. Tapi tetap hanya sementara saja, mulai lah mencari - cari kegiatan yang anti mainstream tapi tidak terlalu ruwet dan rumit. Jangan kasih ide untuk crafting ya… itu sudah default, rumah saya sudah penuh dengan hasil rajutan dan ide prakarya lain. Ada ide lain kah?



Seperangkat alat Gamelan

Dan Tuhan itu Maha baik,  ditengah kegalauan dan keresahan itu, datanglah ajakan seorang teman untuk ikut belajar memainkan Gamelan. Pucuk dicinta ulam tiba, langsung lah saya sambut ajakan ini dengan antusias. Dan ternyata, kegiatan ini berlanjut sampai sekarang. Ini adalah kegiatan yang menyenangkan dan menenangkan jiwa. Begitulah awalnya saya mencemplungkan diri mengikuti kelas bermain Gamelan sebagai bagian dari proses Healing.


Apa itu Gamelan?

Karena ada istilah "Tak kenal maka tak sayang" maka saya pun mulai mencari informasi tambahan tentang Gamelan ini. Hal pertama yang saya ketahui adalah pemain Gamelan disebut sebagai Perawit. Lebih jauh lagi, dari laman yang di tulis oleh Irhan Hisyam mengenai Gamelan, terdapat perbedaan arti antara Gamelan dan Karawitan.

    - Karawitan merujuk pada seni musik tradisional yang melibatkan suara indah dari alat-alat musik khas, seperti gamelan. Bisa dibilang, karawitan adalah seni memainkan musik itu sendiri.

    - Gamelan adalah nama dari seperangkat alat musik tradisional yang terdiri dari gong, kenong, saron, dan instrumen lainnya. Gamelan adalah alat yang digunakan untuk menciptakan musik karawitan.

Mengenal Gamelan sesungguhnya bukan hal yang baru, di bangku sekolah dasar jenis alat musik ini adalah salah satu alat musik yang di perkenalkan. Perangkat Gamelan ini banyak versinya, setidaknya yang saya tahu ada Gamelan Jawa (Yogyakarta dan Solo), Gamelan Sunda dan Gamelan Bali. Jenis perangkat nya kurang lebih sama : Bonang Barung, Bonang Penerus, Kendhang, Saron, Demung, Peking, Slenthem, Kethuk, Kenong dan Gong/Kempul. 


Gong dan Kempul
 
Kendang
             
            Ada beberapa jenis alat musik tambahan yang membutuhkan keahlian lebih untuk memainkannya yaitu : Gender, Rebab, Gambang, Suling dan Siter. Alat - alat ini tidak diajarkan dalam kelas Gamelan yang saya ambil. Karena sekali lagi, jenis alat ini memerlukan keterampilan khusus dan waktu yang tidak sedikit untuk menguasainya. Tapi, tanpa alat musik ini pun, kita tetap bisa bermain Gamelan secara utuh.


Gamelan untuk Healing

Lalu mengapa gamelan dapat dijadikan sebagai alternatif healing? banyak alasan yang dapat saya sebutkan. Sebagian bahkan sudah ada penelitian ilmiahnya. 3 hal  yang saya utarakan disini adalah yang paling utama dalam proses Healing berdasarkan dari pengalaman saya sendiri.

1.     Mudah dan Tidak Membosankan 

Memainkan Gamelan itu mudah, tidak sesusah yang dibayangkan pada saat melihatnya. Dalam satu kali pertemuan saja, suatu kelompok yang berjumlah minimum 6 orang, sudah bisa memainkan satu buah lagu. Ini dengan kondisi tanpa punya pengalaman memainkan alat musik sama sekali ya. Jadi dengan guru dan materi yang tepat, dalam 2 jam saja, kita sudah bisa memainkan beberapa lagu dasar. Dan itu memberi perasaan yang luar biasa. Senang karena bisa segera memainkan alat musik yang ada.

Membaca partiturnya tidak sesulit membaca partitur piano atau organ, yang harus belajar not balok terlebih dahulu. Partitur yang ada sangat sederhana, membuat siapa saja dapat dengan mudah membacanya. Jika penasaran, coba cari tentang Laras atau tangga nada yang ada dalam alat musik Gamelan, yaitu : Laras Pelog dan Laras Slendro.

Sampai dengan saat ini, saya sudah bisa memainkan beberapa jenis alat seperti Saron, Demung, Peking, Kenong dan Gong/Kempul. Belum mahir, tapi sudah bisa dan terus belajar tentunya. Dalam bermain gamelan, kita tidak wajib hanya menguasai satu jenis alat musik. Kita bisa bergantian mencoba berbagai macam alat musik yang ada. Jadi tidak mungkin bosan kan? Kalau malah bikin bosan, judulnya bukan Healing dong ya.... ha ha

2.     Gamelan dan Sound Healing

Pernah dengar terapi Sound HealingSound Healing atau biasa juga disebut dengan terapi musik ini berguna untuk mengurangi stress, swing mood, bahkan dapat meningkatkan kualitas tidur. Pada tingkatan tertentu, Ini juga bisa digunakan untuk mengobati depresi, gangguan kecemasan, dimensia dan kondisi - kondisi mental tertentu.

Dari berbagai penelitian, Gamelan mejadi salah satu alternatif yang ditawarkan dalam pemulihan penyakit kejiwaan melalui Sound Healing. Karena bunyi - bunyian yang dikeluarkan oleh gamelan memberikan vibrasi menenangkan bagi yang mendengarkan maupun yang memainkannya. Pada saat memainkan alat - alat itu, ada getaran - getaran yang berguna menstimulasi syaraf - syaraf di tubuh kita. 



Secara filosofi menurut Fahrudin Faiz, bunyi bunyian Gamelan itu mencerminkan perjalanan spiritual manusia menuju pencerahan dan kebahagiaan. Bunyi - bunyian itu mengandung arti sebagai berikut : 

    - Neng, mengajak kita untuk meneng, diam sejenak. 

    - Ning, melambangkan wening, kejernihan pikiran dan hati. 

    - Nung, mengantarkan kita pada hanung, anugerah kekuatan dan cahaya Tuhan.

    - Nang, menandakan pencapaian nang, kemenangan. 

    - Gung, menemukan Keagungan dan Kemuliaan Hidup. 

Secara keseluruhan bermain gamelan yang menghasilkan harmoni bunyi - bunyian tersebut, sama seperti bermeditasi untuk mesyukuri anugerah yang diberikan oleh Tuhan YME yang pada akhirnya akan mencapai level pencerahan yaitu keagungan dan kemuliaaan hidup. Jadi bermain Gamelan itu sifatnya menenangkan jiwa.

Sound Healing dengan alat musik tradisional Gamelan ini, sudah ada penelitian ilmiahnya yang terbukti dapat menyembuhkan kesehatan mental. Bahkan ada upaya pemerintah untuk mewujudkan kegiatan Sound Healing, dengan media alat musik tradisional, sebagai alternatif Wellness Tourism yang akan di kolaborasikan dengan desa - desa tradisional yang ada di Indonesia. Lagi - lagi, sudah sesuai dengan apa yang dicari pada setiap  kegiatan Healing bukan?


3.     Meningkatkan Kemampuan Bersosialisasi

Gamelan merupakan Ansambel Musik, yaitu bentuk penyajian musik yang melibatkan berbagai jenis alat musik yang bermain bersama secara harmonis. Setiap alat musik mempunyai kontribusi yang berbeda dalam menghasilkan sebuah irama yang harmoni. Meskipun kontribusinya berbeda tetapi tidak ada yang paling menonjol. Semua harus saling berpadu untuk menciptakan komposisi yang indah dan selaras.

Hal ini menjadi menarik dan seru karena dimainkan bersama - sama, selain berkonsentrasi pada permainan sendiri, kita juga harus berusaha menyeimbangkan irama dengan perawit lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan kerjasama antara setiap perawit. Membangun kerjasama yang baik antar individu tentu saja membutuhkan komunikasi yang baik. Dengan berlatih bersama seperti ini, maka otomatis komunikasi harus terjalin. Tidak seperti kursus musik individu lain yang minim komunikasi, Gamelan mewajibkan perawitnya untuk saling berkomunikasi dengan baik.

Di tempat ini saya berkenalan dengan orang - orang baru yang datang dari berbagai latar belakang yang berbeda, dengan ketertarikan yang sama yaitu Gamelan. Menjadi bagian dari  suatu grup adalah hal yang menarik. Rasa memiliki dan dimiliki oleh suatu kelompok dapat meningkatkan rasa percaya diri dan membuat kita merasa memiliki arti dalam hidup. Hal ini tentu saja pada akhirnya bisa mencegah adanya gangguan depresi karena kondisi terisolasi atau menyendiri. Untuk mudahnya, berinteraksi dengan individu lain bisa mengurangi tingkat stress. Healing lagi deh… sip



Sanggar Laraswangi

 Akhirnya, tanpa mengecilkan artinya jalan - jalan untuk Healing, dengan tulisan ini saya ingin mengajak pembaca untuk melihat altenatif lain dari cara untuk berproses Healing. Tidak melulu harus jalan - jalan, tapi bisa dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan secara bersama - sama. Berkelompok dengan teman atau saudara atau bahkan menemukan teman - teman baru. Proses Healing setiap orang pasti berbeda, Ini adalah cara yang saya pilih, Bagaimana dengan kalian, apakah kalian setuju? 

 

 

 

No comments:

Post a Comment