Memilih
sanggar yang sesuai
Meski saya mengenal sanggar yang
saya ikuti saat ini karena ajakan teman, tetap saja saya menyarankan untuk melakukan
pemilihan sanggar yag sesuai dengan kondisi anda. Jenis Gamelan yang ingin
diikuti akan menentukan Sanggar mana yang dipilih. Jenis Gamelan pada umumnya
ada 3, Gamelan Jawa (Yogjakarta/Solo), Gamelan Sunda dan Gamelan Bali. Saya
sendiri memilih Gamelan Jawa. Tetapi secara umum, berikut beberapa hal yang dapat
menjadi pertimbangan dalam pemilihan sanggar :
1. 1. Lokasi.
Saya merasa cocok dengan sanggar
ini, Sanggar Laraswangi, karena lokasi nya yang dekat dengan rumah. Sehingga
tidak perlu usaha terlalu banyak untuk seminggu sekali datang kesini. Hal ini
menjadi penting ketika kita memiliki berbagai kegiatan yang tempatnya berbeda –
beda. Untuk saya, lokasi adalah pertimbangan yang pertama dalam memilih
sanggar.
![]() |
| Gedung Pewayangan Kautamaan TMII |
2. 2. Profil Sanggar
Tentu saja anda harus mengenal sanggar
itu terlebih dahulu. Dengan membaca profil sanggar dan visi misinya, bisa sangat
membantu. Latar belakang mengapa sanggar itu didirikan juga bisa memberikan
gambaran seberapa professional tempat kursus yang akan anda ikuti. Lalu kegiatan
– kegiatan apa saja kah yang pernah mereka ikuti seperti misalnya pentas di
acara – acara tertentu, atau mempunyai program khusus setiap tahun nya dimana
peserta didik bisa menunjukkan kebolehannya dalam bermain alat music ini. Anda
tidak mau kan kalau baru ikut sebentar kemudian karena kurang peserta, kelas tidak
bisa jalan. Atau bahkan sudah lama
belajar, tapi ko ga pernah diajak pentas ya? Aduh… jangan sampe deh…
3. 3. Tenaga Pengajar
Mengenal pengajar yang akan
memberikan pelajaran untuk kita, tentu saja akan memberikan kepercayaan diri bagi
peserta didiknya. Karena dengan mengetahui pengalaman dari pengajar, maka kita
dapat percaya bahwa kita akan memperoleh ilmu yang tepat. Kesabaran dari
pengajar juga penting, mengingat ini adalah alat music yang dimainkan bersama –
sama, sedangkan peserta didiknya berasal dari latar belakang yang berbeda dan
level pembelajaran yang berbeda pula. Untuk itu belajar dari guru yang terbaik dan
berpengalaman sangat diutamakan.
Itulah kira – kita beberapa hal yang
perlu dipertimbangan pada saat pertama memutuskan akan mulai mengikuti sanggar
yang sesuai. Biasanya tiap sanggar memperbolehkan kita untuk melakukan sesi uji
coba diawal. Pada sesi ini, anda bisa mengikuti pembelajaran secara gratis.
Dari sini, anda bisa menggali informasi tentang hal – hal diatas dengan lebih
baik. Lalu setelah sesi ini, anda bisa memutuskan apakah akan lanjut atau
mencari sanggar lain yang lebih sesuai.
Sebagai informasi, berikut daftar beberapa
sanggar Gamelan di jabodetabek yang bisa dijadikan alternatif ;
- - Sanggar
Laraswangi, Jenis Gamelan Jawa
Gedung Pewayangan Kautamaan, Jl. TMII
Pintu 1 No. 01, Pinang Ranti, RW3 Pinang Ranti, Jakarta Timur. Jadwal Latihan :
Rabu jam 10.00 dan 13.00
- - Samurti
Andaru Laras, Janis Gamelan Jawa
Gedung SBN, Jl. Duren Tiga Raya No.
38, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Jadwal Latihan : Minggu jam 10.00 dan 12.30
- - Yayasan
Redi Waluyo, Jenis Gamelan Jawa
Jl. Kerja Bakti RT 05/RW 05 No. 1
Kelurahan Makassar, Jakarta Timur
- - Sangga
Duta Pasundan, Jenis Gamelan Sunda (Degung)
Jl. Ciptakarya, Jl. Komp. PU No.
2-3 Blok J, Sumur Batu, Kec. Bantar Gebang, Bekasi
Mencoba
Berbagai Alat gamelan
Karena ini adalah jenis kesenian
tradisional, maka akan sulit untuk menemukan buku panduan yang diberikan diawal
seperti kursus alat music modern lainnya. Biasanya, metode yang digunakan adalah
langsung praktek. Teori akan disampaikan satu persatu seiring dengan
berjalannya proses pengajaran. Dan tentu saja, dengan metode seperti ini
membutuhkan keaktifan dari peserta didik untuk bertanya dan mencatat semua
materi yang disampaikan. Kadang – kadang materinya tidak beraturan, tapi dengan
sedikit kesabaran, kita bisa mengikutinya.
Pada saat memulai kursus, biasanya
pengajar akan mempersilahkan peserta didiknya untuk memilih jenis alat musik apa
yang ingin dimainkan. Pada Gamelan Jawa, alat music yang dapat anda pilih
adalah : Bonang Barung, Bonang Penerus, Saron, Demung, Slenthem, Peking,
Kethuk, Kenong, Kendang dan Gong/Kempul.
![]() |
| Bermain Gamelan |
Jika anda adalah pemula yang sama sekali belum pernah memainkan Gamelan atau alat music modern lainnya, saya menyarankan anda mencoba memainkan alat Kethuk, kenong atau Gong. Ketiga alat ini tidak memerlukan terlalu banyak keahlian, tapi membutuhkan banyak konsentrasi untuk mengikuti partiture yang diberikan. Meskipun demikian, ketiganya memegang peranan penting dalam setiap lagu yang dimainkan. Sehingga, tanpa ketiga alat ini, lagu yang dimainkan akan terdengar kurang harmonis, terutama Gong/Kempul.
Lain hal nya Jika anda belum pernah
memainkan Gamelan tetapi sudah paham dengan alat music modern seperti piano
atau keyboard, saya sarankan anda memilih Saron, Demung, Slenthem atau Peking.
Keempat alat music ini memiliki beberapa kesamaan dari cara membaca partiture dan
cara memainkannya. Jika anda menguasai satu saja dari keempat alat ini, maka
seharusnya anda bisa memainkan semuanya secara bergilir. Peking mungkin
membutuhkan sedikit lebih banyak konsentrasi karena ada sedikit perbedaan cara
memukulnya.
Alat music Gamelan yang membutuhkan
kemampuan belajar yang sedikit lebih
tinggi adalah Bonang. Bonang Barung dan Bonang Penerus ini memegang peranan
yang sangat penting dalam setiap lagunya. Bonang penerus merupakan alat music yang
kerap menjadi pembuka dalam sebuah lagu. Memiliki cara tersendiri yang unik
untuk memainkannya. Jadi sebaiknya kalau sudah bisa memainkan alat music yang
lain, baru lah coba memainkan alat music
ini. Tapi, bisa juga uji nyali untuk langsung memainkan alat ini di kesempatan
pertama. Asalkan amunisi sabar dan semangat juangnya tinggi…. He he…
Untuk Kendang biasanya akan dipegang
oleh pengajar nya sendiri atau orang yang sudah lebih berpengalaman. Karena memainkan
Kendang ini membutuhkan keahlian khusus dan jam belajar yang lebih banyak. Sehingga
untuk menguasai kendang akan sangat sulit jika digabung dalam grup. Tetapi
tidak menutup kemungkinan ada orang yang memiliki kemampuan lebih dalam
bermusik sehingga lebih cepat menangkap pelajarannya.
Dalam bermain Gamelan, tidak
diwajibkan untuk hanya menguasai satu jenis alat music. Justru mencoba berbagai
macam alat music yang ada akan lebih baik untuk mengerti cara bermain Gamelan
secara Bersama – sama. Kita akan lebih mengetahui struktur dari setiap lagu
dari sudut pandang alat yang berbeda.
Membaca
partiture
Selayaknya alat music modern,
Gamelan juga memiliki partiture yang
digunakan untuk memainkan sebuah lagu. Tentu saja ada perbedaan dengan alat music
modern pada skala nadanya. Pada Gamelan Jawa, notasi yang digunakan adalah
Notasi Angka dengan skala nada Slendro dan Pelog. Notasi Slendro untuk skala
nada pentatonic (lima nada), sedangkan Notasi Pelog untuk skala nada heptatonis
(tujuh nada).
![]() |
| Partitur Gamelan |
Karena menggunakan Notasi Angka,
maka sangat mudah bagi seorang pemula untuk bisa memainkan alat music nya. Selama
bisa membaca huruf 1 sampai 7 maka aman lah ya. Dalam satu kali pertemuan, anda
sudah pasti bisa memainkan lagu dasar secara bersama – sama. Tidak mungkin
gagal deh pokoknya.
Sebetulnya ada beberapa hal yang
perlu diperhatikan dalam membaca Notasi yaitu : Membaca tanda – tanda notasi,
Membaca betuk Notasi dan Membaca Waktu dan tempo. Tapi untuk pemula seperti
kita, cukup berfokus pada cara membaca Notasi Angka. Itu saja sudah cukup untuk
bisa bermain alat musiknya secara Bersama – sama. Yang pasti, harus
mendengarkan instruksi pengajarnya supaya bisa bermain music dengan harmonis.
Konsisten
dan Persisten
Dalam setiap usaha untuk menguasai
kemampuan tertentu, tentu saja dibutuhkan konsistensi dan persistensi. Terutama
dalam alat music Gamelan yang merupakan alat music berkelompok. Memainkan alat music
secara berkelompok tentu berbeda dengan alat music solo. Dalam berkelompok dibutuhkan
lebih banyak kesabaran, karena sering kali kita harus menunggu teman lain yang
masih membutuhkan latihan lebih banyak. Atau sebaliknya, mungkin kita yang
harus ditunggu oleh teman – teman yang lain karena kita tidak juga bisa
memainkan alat music yang kita pegang dengan benar.
Jangan juga dilupakan, bahwa dalam
bermain secara berkelompok akan menumbuhkan rasa kebergantungan yang tinggi
terhadap sesama pemain. Apalagi jika masing – masing pemain hanya menguasai
satu jenis alat music saja. Maka tanpa kehadiran salah satu pemain, latihan tidak
bisa berjalan. Untuk itu, konsistensi dan persistensi dari setiap individunya menjadi
penting karena ini bukan hanya tentang diri sendiri, tapi tentang kita bersama.
Bertanggung jawab dalam menjalankan perannya di dalam sebuah grup music.
![]() |
| Hari Wayang Nasional 2024 |
Begitulah perjalanan saya dalam ber –
Gamelan selama ini, masih seumur jagung. Tapi saya menyukainya dan saya
bersyukur berada dalam lingungan yang selalu positif dan saling mendukung. Itu
kenapa dalam waktu tiga bulan saja, saya yang pemula ini bisa ikut tampil dalam
pertunjukan Gamelan untuk mengisi acara dalam suatu kegiatan yang prestisius.




No comments:
Post a Comment